Mitos posisi seks anti hamil
Ejakulasi di luar miss v dan bercinta dalam air dipercaya banyak pasangan sebagai salah satu cara ngeseks anti hamil. Tapi hati-hati, mitos itu nggak sepenuhnya benar lho!
Selain lewat kontrasepsi seperti pil, kondom, atau spiral, banyak pasangan yang menghindari kehamilan lewat variasi posisi seks. Misalnya, melakukan ejakulasi di luar miss v, bercinta sambil berdiri, atau berhubungan seks di dalam air. Mitos-mitos tadi beredar cepat dari mulut ke mulut, namun kebenarannya belum tentu bisa dipertanggungjawabkan. Seperti dilansir dari drdrew, Senin (5/9/2005), sebuah penelitian membantah mitos-mitos posisi seks anti hamil tersebut.
Ejakulasi di Luar miss v Tidak Bisa Menyebabkan Kehamilan
Well, dengan mengeluarkan sperma di luar miss v belum tentu wanita bebas dari kehamilan. Sebelum pria mencapai tahap ejakulasi, penis juga sudah mengeluarkan cairan-cairan pelumas. Nah, cairan-cairan itu mengandung lebih dari cukup benih untuk membuahi wanita.
Posisi Seks Berdiri Tidak Bisa Menyebabkan Kehamilan
Banyak pasangan percaya posisi seks berdiri tidak akan menyebabkan kehamilan. Lagi-lagi itu adalah mitos yang tak sepenuhnya benar. Hukum gravitasi yang sudah berlaku ternyata tak terbukti mampu menahan sperma yang melesat lewat saluran telur. So, melakukan hubungan seks dengan posisi berdiri tetap memiliki risiko kehamilan yang hampir sama dengan posisi lainnya.
Bercinta Dalam Air Tidak Bisa Menyebabkan Kehamilan
Anggapan sperma akan mati ketika menyentuh air tidak sepenuhnya benar. Buktinya saja, banyak makhluk hidup lain di dalam air yang juga bisa hamil. Di dalam air seperti dalam bath tub air hangat, masa hidup sperma bisa lebih lama. Di dalam saluran telur wanita saja, sperma kuat berenang selama sekitar 72 jam. Banyak variabel yang menentukan masa hidup sperma dalam air, karena itu jangan berspekulasi.
Selain risiko hamil, bercinta dalam air terutama kolam umum juga mengundang penyakit. Alat kelamin yang tidak terlindungi dengan baik bisa dengan mudah menjadi sarang kuman-kuman penyakit menular seksual.
Minum Air Dingin Setelah Bercinta Bisa Mengurangi Risiko Kehamilan
Beberapa wanita percaya, kondisi tubuh yang dingin setelah minum air es bisa membuat sperma mati. Hmm sebenarnya menurut dr Drew hal tersebut mungkin saja. Tapi itu berarti sebelum, ketika, dan sesudah berhubungan seksual wanita tersebut tak boleh berhenti minum air es. Tentu saja hal tersebut cukup merepotkan. Lagipula pastinya sulit untuk menjaga kondisi tubuh tetap dingin ketika sedang berhubungan seksual yang menggebu.
Reply
Selamat datang di nyem.or.id, website ini merupakan blog pribadi sekaligus lahan untuk tempat share pengalaman, ilmu, curhat bahkan bisnis online. Semua tulisan yang ada disini adalah Copyright dari nyem, walaupun ada sebagian yang copas.. hehehe... Dengan anda membuka web ini, maka anda setuju dengan Term and Conditions yang ada dalam website ini.. :)) Segala sesuatu yang membuat anda menjadi tambah pintar karena website ini, silahkan bagi-bagi hasilnya :) hehehe..
Ingin mendapatkan artikel terbaru?
on March 23rd, 2008 at 3:50 PM
[...] pelumas. Nah, cairan-cairan itu mengandung lebih dari cukup benih untuk membuahi wanita. (more…) [...]